FoodFood Around The World

Semua Hal Tentang Sushi Yang Perlu Kamu Tahu

Semua orang pasti tahu dong makanan asal Jepang yang berupa nasi, daging ikan/cumi/gurita yang dinamakan sushi. Banyak di antara kita yang hobi makan sushi tapi tidak tahu sejarah dibalik makanan unik asal Jepang tersebut. Kenapa kita tidak menelusuri cerita dari sushi, mulai dari sejarahnya hingga macam-macam sushi yang ada?

Sejarah

Awal mulanya bermula di Asia Tenggara, barulah setelah itu menyebar ke Cina Selatan. Sekitar abad ke-8, barulah sushi dikenalkan di Jepang. Ikan ditaburi garam dan dibungkus dengan nasi yang telah difermentasi. Tujuan nasi difermentasi adalah untuk mencegah agar ikan tidak cepat membusuk. Nasi fermentasi yang digunakan untuk membungkus ikan tersebut dibuang, hanya ikannya yang dimakan. Itulah yang menjadi awal mula sushi dan menjadi sumber protein bagi orang Jepang.

Dulu, orang Jepang lebih memilih menikmati daging ikan bersamaan dengan nasi, disebut dengan namanare atau namanari. Namanare merupakan daging ikan mentah yang dibungkus menggunakan nasi. Tidak lagi harus diawetkan, cara menikmati daging ikan tersebut akhirnya berubah menjadi satu menu makanan baru dalam kuliner Jepang.

Namanare

Namanare via www.maneku.pl

Di jaman Edo, sebuah bentu baru mulai diperkenalkan, diberi nama haya-zushi. Haya-zushi membuat orang bisa menikmati nasi dan ikan secara bersamaan. Haya-zushi adalah sushi pertama, dimana nasi yang digunakan bukanlah nasi hasil fermentasi. Di jaman sekarang, nasi yang digunakan untuk sushi telah dicampur dengan cuka, ikan, sayur, serta makanan kering sebagai menu tambahan. Jepang sendiri terbagi menjadi beberapa daerah dan tiap daerah tersebut mengembangkan berbagai macam jenis sushi dengan menggunakan berbagai macam jenis ikan sehingga menghasilkan rasa yang baru.

Haya-zushi

Haya-zushi via www.katkobayashi.com

Jenis-Jenis Sushi

Makizushi

Makizushi

Makizushi via www.laviecrue.wordpress.com

Maki adalah jenis yang paling umum dijumpai. Biasanya memiliki bentuk silinder, dibuat dengan bantuan alat penggulung sushi yang terbuat dari bambu. Bagi orang Eropa, Makizushi adalah bentuk sushi yang sudah sangat familiar.

Futomaki

Futomaki

Futomaki via www.sushiflash.com

Berbentuk silinder besar dengan lebar kira-kira tebal 3 cm dan lebar 5 cm, dibungkus dengan menggunakan nori (rumput laut) di bagian luar. Futomaki biasanya diisi dengan menggunakan 3 bahan dimana bahan tersebut memiliki rasa dan warna yang berbeda.

Hosomaki

Hosomaki

Hosomaki via www.secretsofsushi.com

Hosomaki tidak jauh berbeda dengan Futomaki, hanya ukuran Futomaki yang lebih kecil daripada Hosomaki. Futomaki kira-kira memiliki ketebalan 2 cm dan lebar 2 cm. Futomaki jauh lebih simple karena hanya memiliki 1 isi di bagian dalamnya.

Temaki

Temaki

Temaki via www.miyakodoral.com

Dengan menggunakan nori sebagai pembungkus, Temaki memiliki bentuk mirip seperti kerucut. Isi di bagian ujung Temaki dibiarkan keluar. Umumnya Temaki memiliki panjang sekitar 10 cm.

Urumaki

Urumaki

Urumaki via www.war-bearer.deviantart.com

Jika Maki pada umumnya memiliki nori di bagian luar, Urumaki justru sebaliknya. Nori di bagian dalam, sementara nasinya ada di bagian luar.

Oshizushi

Oshizushi

Oshizushi via www.indonesia.fun-japan.jp

Oshizushi adalah jenis sushi yang memiliki bentuk kotak. Dibentuk dengan menggunakan cetakan kayu yang dinamakan oshibako.

Nigirizushi

Nigirizushi

Nigirizushi via www.laikatours.com

Untuk yang satu ini, sepertinya tidak perlu dijelaskan lebih dalam, semua orang pasti sudah tahu. Bentuknya yang kecil, mirip dengan pressed sushi atau rolled sushi, hanya saja tanpa makusi atau oshibako. Nasi ditekan dengan lembut lalu di atasnya ditaruh lembaran tipis daging ikan.

 

Gunkanzushi

Gunkanzushi

Gunkanzushi via www.youtube.com

Kecil, bentuknya oval, memiliki ukuran yang mirip dengan Hosomaki. Gumpalan nasi digulung atau dibungkus menggunakan lembaran nori. Isi dari Gunkanzushi diletakkan tepat di bagian atas, bukan di dalamnya.

Inarizushi

Inarizushi

Inarizushi via www.thespruce.com

Inarizushi dibuat dengan cara membungkus nasi dan segala macam isi dengan menggunakan kulit yang sama digunakan untuk membuat tahu goreng (abura age), omelet (fukusazhushi) atau daun kubis (kanpyo).

Cirashizushi

Chirashizushi

Chirashizushi via www.japaneserecipes.wikia.com

Sebuah mangkuk penuh dengan nasi yang dicampur dengan berbagai macam daging di dalamnya. Disebut juga dengan barazushi.

Edomae Chirashizushi

Edomae Chirashizushi

Edomae Chirashizushi via www.sampson.washcoll.edu

Setumpuk daging mentah dan segar, diletakkan secara khusus sehingga terlihat menarik di atas mangkuk berisi nasi.

Gomokuzushi

Gomokuzushi

Gomokuzushi via www.fotolog.com

Jika Edomae Chirashisuzhi menggunakan daging mentah nan segar, Gomokuzushi tidak. Gomokuzushi bisa menggunakan bahan mentah ataupun bahan yang sudah dimasak.

Share: