HealthNews

Pengaruh Alkohol Ketika Menyusui Bayi

Beberapa waktu lalu sempat muncul berita yang mengabarkan sepasang orang tua di Indianapolis, Amerika. yang ditahan oleh pihak kepolisian karena tertangkap sedang minum bir ketika sedang mengasuh bayinya yang baru berusia 7 bulan. Tersangka yang diketahui bernama Michael Trosclair dan Shari Treba ditangkap di Wild Beaver Saloon, Indianapolis. Saat itu, Michael dan Shari tengah berada di kota untuk konferensi kerja, mereka memutuskan untuk minum bersama rekan kerjanya di sebuah bar.

Oleh pihak yang berwajib, Michael dan Shari dianggap melanggar peraturan atas pasal kelalaian dalam mengasuh anak. Kelakukan yang dilakukan Shari diperparah karena dirinya menawarkan untuk melakukan hubungan intim sebagai pengganti bir. Sedangkan suaminya mengikat kereta bayi beserta bayinya di luar bar tanpa pengawasan.

Yang menjadi topik pembicaraan disini adalah, apakah boleh seorang ibu mengkonsumsi minuman seperti bir, cocktail, wine dan minuman sebagainya yang sejenis ketika dalam masa menyusui bayi? Jawabannya bisa diketahui di akhir artikel ini. Tapi, dijelaskan oleh American Academy of Pediatrics (AAP), untuk sementara waktu, seorang ibu yang suka minum bir dan minum sejenisnya sebisa mungkin harus menahan keinginan tersebut. Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, ternyata alkohol yang terkandung dalam minuman seperti bir, coctail, dan wine dapat memberikan dampak negatif bagi kualitas air susu ibu/ASI dan si bayi.

Telah dibuktikan bahwa alkohol yang masuk ke dalam tubuh bisa mempengaruhi rasa dari ASI. Hasilnya, ASI yang dihasilkan memiliki rasa yang tidak enak, sang bayipun enggan untuk minum ASI karena rasanya yang telah berubah. Pernyataan yang dikeluarkan oleh AAP ini sukses mematahkan mitos jaman dulu yang mengatakan bahwa minum bir yang banyak bisa mendorong produksi ASI. Oleh karena itu, ibu yang mau menyusui anaknya dianjurkan untuk minum bir kira-kira 2 jam sebelum menyusui.

Sebelum AAP mengungkapkan hasil studi tentang pengaruh alkohol terhadap ASI, dulu sempat ada juga studi yang dilakukan untuk melihat pengaruh alkohol terhadap ASI dan bayi. Alkohol ternyata bisa mempengaruhi pola tidur dari bayi dan mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar setiap harinya bisa membuat fungsi motorik anak terganggu ketika menginjak usia 1 tahun.

Disarankan untuk ibu yang mau menyusui bayinya, setelah minum alkohol, disarankan untuk menunggu selama 1 jam agar kadar alkohol di dalam tubuh turun. Kuncinya adalah membatasi konsumsi minum minuman sperti bir, cocktail, wine, dan kawan-kawannya. Minum sedikit, maka alkohol yang melekat pada ASI juga sedikit. Minum terlalu banyak, sang ibu harus menunggu waktu lebih lama lagi baru bisa menyusui buah hati.

Share: